Pengobatan Herbal Untuk Sindrom Cushing – Bagaimana Herbal Dapat Mengobati Gejala Memalukan Ini

 

Ada dua penyebab umum penyakit Cushing. Yang pertama, dikenal sebagai penyakit Cushing primer, terjadi ketika kelenjar adrenal mengeluarkan terlalu banyak hormon stres kortisol. Yang kedua, penyakit Cushing sekunder, disebabkan oleh paparan kondisi lain, seperti kanker, atau dengan minum obat tertentu. Risiko Anda terkena penyakit Cushing primer, yang sering kali diturunkan, meningkat seiring bertambahnya usia.

 

Kondisi ini lebih sering terjadi pada wanita yang lebih tua daripada pria. Paling sering terjadi pada orang berusia di atas 40 tahun. Sindrom Cushing, penyebab dan faktor risikonya juga dikenal sebagai sindrom kortisol. Jika tubuh Anda mengandung terlalu banyak kortisol untuk waktu yang lama, Anda dapat mengembangkan penyakit Cushing. Namun, juga memungkinkan untuk mendiagnosis penyakit pada usia yang lebih muda dan melanjutkan hidup normal tanpa penyakit Cushing.

 

Penyakit Cushing adalah gangguan hormonal yang dapat menyebabkan masalah fisik yang parah. Wanita bisa menjadi depresi, cemas, dan bahkan sakit secara fisik. Jika Anda memiliki sindrom Cushing, Anda akan menemukan bahwa emosi Anda tidak terkendali, Anda mengalami serangan panik dan Anda mungkin merasa sangat lemah.

 

Selain itu, kelenjar adrenal memproduksi insulin, yang membantu menjaga kadar gula darah normal. Gejala Cushing juga dapat mencakup nyeri otot yang parah, penambahan berat badan yang cepat, dan tekanan darah rendah. Jika tidak diobati, gejala ini dapat menyebabkan diabetes dan penyakit jantung.

 

Salah satu penyebab penyakit Cushing adalah adanya tumor atau kista pada kelenjar adrenal. Pelajari lebih lanjut tentang penyebab penyakit Cushing di โรคผิวหนัง. Meskipun tidak ada obat untuk penyakit Cushing, ada beberapa cara untuk menyembuhkannya. Dalam beberapa kasus, kondisi ini dapat diobati dengan terapi sulih hormon.

 

 

Ada beberapa perawatan berbeda untuk Cushing. Salah satunya disebut beta-blocker, yang membantu mengurangi gejala dengan mengurangi jumlah kortisol yang diproduksi tubuh. Perawatan lain disebut beta-blocker, yang merupakan bentuk sintetis kortisol.

 

Beberapa obat yang digunakan bersama dengan beta blocker adalah vasodilator, yang bekerja dengan memblokir bahan kimia tertentu di hati, dan kortikosteroid, yang merangsang kelenjar pituitari untuk melepaskan testosteron, yang dapat memblokir efek kortisol. Bahkan ada obat yang membantu mengurangi nafsu makan Anda.

 

Namun, tidak semua obat yang digunakan untuk mengobati Cushing cocok untuk semua pasien. Beberapa dokter mungkin ingin menghindari penggunaan obat untuk Sindrom Cushing, karena mereka percaya bahwa bahan kimia tersebut terlalu kuat untuk tubuh, atau mungkin tidak bekerja dengan baik untuk Anda.

 

Beberapa dokter memilih untuk menggunakan pengobatan alami, daripada menggunakan obat sintetis. Obat alami menggunakan herbal dan vitamin untuk meningkatkan fungsi tubuh Anda, dan mereka tidak memiliki efek samping yang berbahaya.

 

Misalnya, beberapa tanaman obat termasuk jahe dan tanaman herbal lainnya seperti semanggi merah dan ginseng. Tanaman ini dikenal dapat mengurangi stres karena bertindak sebagai obat penenang. Mereka juga membantu meningkatkan produksi serotonin, zat kimia otak yang membantu mengatur suasana hati.

 

Semanggi merah juga telah terbukti meningkatkan produksi estrogen dan testosteron, yang dapat meringankan beberapa efek sindrom Cushing. Plus, teh hijau adalah cara yang efektif untuk mengurangi efek hormon kortisol.

 

Namun, beberapa orang mungkin perlu mengonsumsi suplemen herbal ini dalam dosis tinggi. Untuk memastikan Anda mendapatkan jumlah herbal dan vitamin yang tepat, yang terbaik adalah berbicara dengan dokter Anda terlebih dahulu dan berkonsultasi dengan situs web เส้นเลือดขอด. Untuk hasil terbaik, Anda harus mempertimbangkan untuk menggabungkan keduanya.

 

Suplemen herbal aman dan lebih mudah tersedia daripada banyak obat resep. Anda tidak perlu khawatir tentang efek samping, mereka tidak merusak hati atau ginjal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *